Gak semua orang percaya akan kekuatan "cinta pada pandangan
pertama". Hal itu pasti dianggap sebagai ketertarikan sesaat saja.
Namun tak sedikit pula orang yang berani mengatakan bahwa pasangannya
saat ini merupakan jodohnya sejak pertama bertemu.
Darimana sebenarnya
keyakinan ini berasal? Mengapa kita bisa jatuh cinta begitu cepat pada
seseorang?
Rasa tertarik yang begitu cepat terjadi, menurut Helen
Fisher, PhD, peneliti dari jurusan Anthropologi, Columbia University,
New York City, tak lepas dari fenomena ketertarikan instan yang terjadi
pada binatang.
Para ilmuwan telah merekam fenomena ketertarikan instan
ini dalam ratusan spesies. Dari orangutan, babon, berang-berang,
simpanse, anjing eskimo, dan banyak mahluk lainnya. Gajah, misalnya,
melakukan gerakan-gerakan seperti melambai-lambaikan kupingnya dengan
intens, atau mengacungkan belalainya tinggi-tinggi, ketika mengamati
lawan jenisnya.


